oleh

LSM Kasasi Sorot Data RSUD Konut Yang belum Terlaporkan Di KAP

Konut.Viewnews.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) merupakan salah satu skala prioritas kebijakan Pemerintah Pusat yang turut meringankan beban masyarakat dalam hal pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di bawah garis kemiskinan.

Berdasarkan data survei tahun 2016, saldo yang terparkir dikas rekening Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Konut yang di laporkan keuangan diduga belum dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yang merupakan badan usaha yang telah mendapatkan izin dari Menteri Keuangan sebagai wadah bagi akuntan publik dalam memberikan jasanya.

Oleh Sekretaris LSM Kasasi Sultra Royman SH, mengatakan rincian dugaan penerimaan dan belanja Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Konut  berada di tabel  525 tentang rencana penerimaan dan belanja BLUD di RSUD Konut tahun 2016.

 

Ia menambahkan, selain persoalan BPJS, saldo kas di bendahara pada dana kapitasi Jaminan Kesehatan (JKN) per 31 Desember 2016 dan per 31 Desember 2015 sebesar Rp.4.391.044,00 dan Rp.22.013.822,00.

“saldo kas sebesar Rp.4.391.044,00 merupakan dana kapitasi JKN yang masih berada di bendahara Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Desa Wanggudu Raya senilai Rp 15.000 dan saldo pajak tahun 2015 yang belum disetorkan sebesar Rp.4.376.044,00”, terangnya pula.

lanjutnya, sedangkan saldo awal di tahun 2016 sebesar Rp.22.013.822,00 merupakan tunggakan penyetoran PAD 15 persen yang belum disetorkan ke kas daerah sebesar Rp.10.063.347,00. Utang dana Perhitungan Fihak Ketiga (PFK) Rp.11.758.779,00 dan Jasa Giro sebesar Rp.187.421,00.

“kalau tunggakan penyetoran PAD 15 persen dan Penerimaan Jasa Giro tahun 2015, seluruhnya telah disetorkan. Kecuali tunggakan pajak PFK tahun 2015, baru disetorkan sebesar Rp.7.382.735 sehingga masih ada saldo pajak sebesar Rp.4.376.044,00.”, bebernya pula.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya