oleh

TPID Sultra Jalin MOU Kendalikan Inflasi Daerah

Sultra.Viewnews.co.id – Tim Pengendalian inflasi daerah (TPID) Sulawesi Tenggara mengelar rapat koordinasi daerah,guna mengendalikan Inflasi Propinsi Sultra dan Wilayah Kabupaten Lainnya,yang digelar disalah satu Hotel dibilangan Kota Kendari,Senin,(25/11).

Di hadiri Seluruh Pimpinan Berkompeten dari Kabupaten/Kota Se-Sultra,bersama Pelaksanaan Harian Sekretaris Pemda Sultra La Ode Mustari mewakili Gubernur Sultra,rangkaian ini juga sekaligus melaksanakan Penandatanganan MOU (Nota Kesepahaman) Kerjasama Perdagangan antar Daerah,yang merupakan salah upaya untuk mendukung Program Kerja Tim Pengendali Inflasi Daerah ,nantinya.

“dimana juga diharapkan mampu menjaga laju inflasi yang rendah dan stabil sebagai prasyarat pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan dan berkualitas khususnya didaerah Provinsi kita daerah Sulawesi Tenggara secara keseluruhan”,Ujar La Ode Mustari,dalam sambutannya mewakili Gubernur Sultra.

Guna mengatur kestabilan Harga Pokok didaerah,adapun dasar dalam Rapat TPID,yaitu tertuang dalam Peraturan Mentri Kordinator bidang perekonomian No.10 Tahun 2017,tentang mekanisme dan tata kerja TPID,TPID Provinsi dan TPID Kabupaten dan Kota.serta ,Keputusan Mentri Perekonomian Bidang perekonomian Nomor 148 Tahun 2017 tentang tugas dan keanggotaan Kelompok kerja dan Sekretariat Tim pengendali inflasi.

Selai itu dasar rapat ini juga termaktub dalam ,KepMenDagri Nomor 00058135 Tahun 2017 tentang Tim pengendalian inflasi daerah.serta,Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Tenggara No.185 Tahun 2019 tentang Tim pengendali inflasi daerah provinsi Sulawesi Tenggara,dan juga,DPA Biro administrasi perekonomian Sekretaris PemDa Sultra.

Melalui kegiatan ini,ketua Panitia TPID Dra.Nurmalawati,M.Si ,mengharapkan setiap daerah nantinya mampu mengoptimalisasi Ekonomi dan dapat melakukan pengendalian Inflasi Didaerahnya masing-masing.

“Diantaranya yang pertama Evaluasi kinerja Tim pengendali inflasi daerah (TPID) tahun 2019, Yang kedua peningkatan sinergitas program untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang menjadi penyumbang inflasi tertinggi didaerah,kemudian optimalisasi potensi ekonomi yang ada dimasing-masing daerah untuk mendukung pengendalian inflasi dan, tujuan terakhir adalah penandatanganan Nota kesepahaman MOU Perdaganngan antar daerah antara Gubernur dan Bupati,Walikota Se- Sulawesi Tenggara”,Ungkap Nurmalawati dalam Sambutannya.

Terkait tujuan ini Direktur Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Surahman Tabrani,juga mengatakan bahwa pengendalian Inflasi ini akan terlaksana baik jika kepala Daerahnya saling bekerja sama untuk menggenjot pertumbuhan Ekonomi yang stabil didaerah masing-masing.

“Strategi dalam mengendalikan inflasi terkhusus didaerah Provinsi Sulawesi Tenggara adalah yang pertama kuncinya sebenarnya Komitmen dari kepala daerah,koordinasi antara semua TPID dan ada semacam evaluasi,ada kerjasama,itu sebenarnya kuncinya,seperti itu, karna permasalahannya sebenarnya,sama adanya siklus ada yang defesit dan, begitu luasnya cakupan inflasi,ketika berbicara masalah infrastruktur,dan upaya untuk kecukupan kebutuhan masyarakat dan hal itu yang akan kita upayakan dan kedepan akan semakin baik.”,Urai Surahman dalam penuturannya diacara Panel Diskusi bersama Peserta TPID yang hadir.(Awal Kurniawan).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya