oleh

10 Tahun Fakum ,Gubernur Ali Mazi “karena doa ibu saya bisa bangun sultra”

Sultra.Viewnews.co.id – setelah 10 tahun hengkang dari dunia politik pasca sebelumnya Ali Mazi,menjabat Gubernur Sulawesi Tenggara diperiode 18 Januari 2003-2008,hingga kembali memimpin SulTra periode kedua,5 september 2018-2023,tidak menyurutkan niatnya untuk terus membangun sultra dari daratan hingga kepulauan.

“sebelumnya saya pernah menjabat gubernur pada tahun 2003,setelah saya merantau dijakarta selama sepuluh tahun lamanya ,saya kembali lagi dan sebagai putra daerah,saya melihat masih banyak ketimpangan pembangunan sultra yang terjadi saat ini,tapi semua itu karena doa ibu saya yang selalu memberi amanah kepada saya untuk terus membangun daerah ini,alhamdulillah saya kembali menjadi gubernur”,curhat ali mazi di acara Bangun Silaturahim bersama Stekholder ,dan tokoh agama,tokoh masyarakat dan tokoh akademisi,serta tokoh perempuan,di Aula Liqiud Hotel Claro,Sabtu,(16/11).

Niat untuk membangun Sultra dari kepulauan hingga daratan terlihat,dari mulai pembangunan jalur Parawisata berskala Nasional,hingga pembangunan Rumah sakit Jantung dan perpustakaan berskala nasional,serta pembangunan jalan Arteri penghubung kabupaten kota sultra,terus digenjot untuk kebutuhan generasi dan masyarakatnya,kebutuhan ini juga dipicu untuk mendapat PAD dari efek rencana pembangunan Ibu kota Jakarta diwilayah Kalimantan Selatan nantinya.

“kita punya sumber daya alam kita punya sumber daya manusia ,masa kita selama ini kita hanya jadi penonton saja,ini baru bangun toronipa saja sudah teriak teriak,mungkin banyak teman-teman gubernur yang belum itu adalah peluang dari negara dari pemerintah,kita beruntung pinjam,kan yang bayar juga negara,bukan ali mazi,bukan rakyat sulawesi tenggara yang bayar,bukan potensi kita,bukan nikel yang bayar,bukan kakao,negara yang bayar,kalau bisa dikasih sepuluh trilyun saya pinjam,kita bicara APBD Daerah kita mana bisa membangun semua ini”,Ujar Ali Mazi yang juga pernah menjabat Ketua BKPRS (Badan Koordinasi Pembangunan Regional Sulawesi),di Enam Propinsi ,ini mengungkapkan.

Diungkapkan Ali Mazi ,saat ini Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Sultra mencapai 4,2 trilyun dan naik menjadi 5,7 trilyun dengan serapan anggaran sebesar 74 persen dibulan November 2019,dan ditargetkan pada desember akhir tahun dapat mencapai seratus persen.

“APBD kita cuman 4,2 kemarin sekarang naik 5,7 kenapa karena serapan anggaran kita,hari ini serapan anggaran sudah naik 74 persen ,hari ini,jadi sampai desember (2019) insha allah sudah mencapai seratus persen.”,ungkap Ali Mazi pula.

Tak ada aral melintang oleh ali mazi juga mengatakan jika pendapatan daerah dapat menjadi 10 trilyun kedepannya,ia berharap pemberdayaan organisasi daerah dapat dibantu semaksimal mungkin nantinya.

“saya,kalau dari prediksi pusat menurut KPK waktu itu,diprediksi sulawesi tenggara perlu ditambah anggarannya,anggaran sudah mencapai 5,7 Trilyun kedepan bisa kita tembus sampai 10 trilyun,kalau ini kita capai,insha allah kita sudah bisa bagi,semua,MUI juga saya kasih anggaran walaupun kecil,paling tidak menguruskan pembangunan,jadi semua yang kita kerjakana ini adalah untuk kepentingan masyarakat.”,ungkapnya pula kepada para Tokoh diacara silaturahim sultra.(awal kurniawan).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya